Adakah sejatinya sebidang bumi yang tak tercemar oleh penghakiman? Tempat di mana langkah tak disusul oleh bayang-bayang masa lalu, dan nama tak digantung di mulut orang-orang yang tak pernah tahu apa-apa?

Barangkali dunia ini memang dibangun dari tanya-tanya, dari rasa ingin tahu yang menyaru sebagai kepedulian, padahal sejatinya hanya topeng dari kehausan untuk menghakimi.

Aku ingin bersembunyi, bukan karena takut, tapi karena lelah menjelaskan keberadaanku kepada mereka yang sudah lebih dulu memutuskan aku salah.

Kelana Raga.


𝐈 : Catatan penulis

𝐈𝐈 : Perihal Diri

𝐈𝐈𝐈 : Alkisah Lakon

𝐈𝐕 : Di balik layar